Eltsar's Slideshow
Desain ID Card Keren
Selasa, Oktober 08, 2013
eltsar
kali ini admin mau ngeposting hasil desain admin pada jenis ID Card, ini dia gan gambarnya:
hub. 081912796678
Posted in
Penerimaan Siswa Baru
Sabtu, Agustus 31, 2013
eltsar
Sehubungan telah diwisudanya angkatan ke 3, maka LPK Eltsar menerima siswa baru untuk program
1. Paket Office 1 (Ms. Word dan Ms. Excel)
2. Paket Office 2 (Paket 1 + Ms. Power Point)
3. Design Grafis Vektor (Corel Draw)
4. Design Grafis Pixel (Adobe Photoshop)
Berikut ini adalah persyaratanya;
Bagi yang berminat bisa menghubungi alamat diatas. Terimakasih.
Eltsar Co.
Posted in
Aplikasi Keuangan
Senin, Mei 14, 2012
eltsar
Alhamdulillah LPK Eltsar telah menyelesaikan pengerjaan 3 Aplikasi, diantaranya Aplikasi Keuangan Sekolah (Bekerja sama dengan Mapenda Kab. Tasikmalaya), Aplikasi Penjualan dan Stok Barang dan Aplikasi Catatan Pembukuan Kas.
Bagi yang berminat silahkan hubungi kami di email: ariedstoteles@yahoo.co.id
Posted in
Profil LPK Eltsar
Jumat, Maret 23, 2012
eltsar
| PROFIL LPK ELTSAR | | |
| Nama Perusahaan | : | LPK ELTSAR |
| Nama Pemilik/Pimpinan | : | Atep Ridwan Syam |
| No. Izin Operasional | : | 420/046/UPTD/Tj. Jaya |
| Bidang Usaha | : | Pendidikan/Life Skill |
| Jumlah Karyawan | : | 3 Orang |
| Produk yang dipasarkan | : | Keterampilan Komputer dan Bahasa Inggris |
| Sasaran Konsumen | : | Siswa SD, SMP, SMA dan Mahasiswa |
| Wilayah Pemasaran | : | Tasikmalaya |
| Rencana Siswa/Bulan | : | 24 Siwa |
| Kapasitas Ruangan | : | 12 Siswa/hari |
| Harga Paket | : | Rp. 375.000/Paket/Triwulan |
Posted in
Motivasi
Senin, November 07, 2011
eltsar
Anda bisa jadi pemimpin andal, asal memenuhi syarat berikut :
1. Problem Solver
Seorang pemimpin dituntut mampu membuat keputusan penting dan mencari jalan keluar dari permasalahan. Mulailah bertindak tegas, dan hapulah cara plin-plan. Jangan pula memupuk kebiasaan melarikan diri dari tanggung jawab. Sebagai ‘nakhoda’, andalah yang berkewajiban mengemudikan ‘kapal’ ke arah yang benar.
2. Bersikap Positif
Setiap orang tidak luput dari kesalahan, bila hal ini menimpa anak buah anda jangan langsung mencecarnya dengan segudang omelan. Selidiki latar belakang permasalahan sehingga anda bisa bersikap proporsional. Jika anda melakukan kesalahan, tidak perlu ragu mengakuinya dan meminta maaf kepada orang-orang terkait, dan jangan lupa melakukan perbaikan untuk kesalahan tersebut.
3. Komunikasi
Karyawan sebaik apa pun akan kehilangan arah bila dibiarkan ‘jalan dalam gelap’. Sebagai pemimpin anda perlu menerangkan sejelas mungkin tentang tujuan bersama yang hendak diraih dan strategi mencapainnya. Bekali pula anak buah dengan penilaian terhadap hasil kerjanya selama ini, sehingga mereka bisa belajar cara melakukan tugas dengan benar. Pelihara komunikasi 2 arah dengan bawahan dan mintalah feedback dari mereka setiap kali anda meluncurkan kebijakan baru.
4. Menjadi Inspirasi
Seorang pemimpin harus bisa menerapkan standar dan jadi contoh bagi anak buahnya. Jadilah inspirasi bagi bawahan. Up date benak anda dengan informasi terkini, tidak pelit membagi pengalaman, dan patuhi peraturan yang anda buat sendiri.
5. Tumbuhkan Motivasi
Berikan penghargaan terhadap prestasi sekecil apa punyang dilakukan anak buah. Bahkan karyawan yang paling telat sekalipun akan berusaha memperbaiki diri apabila anda memujinya ketika ia datang tepat waktu (apalagi jika pujian itu diberikan tanpa terkesan menyindir). Secara berkala , ajukan pula pertanyaan dan tantangan yang mampu merangsang kreativitas berpikir anak buah. Misa, meminta ide mereka untuk proyek kecil.
6. Hubungan Baik
Jalin hubungan profesional dan interpersonal yang harmonis dengan anak buah. Ingat, dibalik statusnya sebagai bawahan, karyawan memiliki pribadi yang unik dan masalah tertentu. Luangkan waktu untuk mengenal karyawan secara personal sehingga anda melakukan coaching tepat sasaran.
7. Turun Gunung
Anda tidak boleh merasa bebas dari kewajiban dan melakukan ‘dirty job’ atau pekerjaan anak buah. Seorang pemimpin akan dihargai anak buahnya apabila ia bersedia turun ke lapangan tak asal main perintah. Semakin hebat lagi hormat anak buah bila pekerjaan itu bisa diselesaikan dengan lancar. Itu menunjukkan kualitas anda pada anak buah.
Posted in
Rencana Menjadi Kaya
Senin, Mei 02, 2011
eltsar
Rencana Menjadi Kaya
Contoh, menjadi buruh pabrik atau kuli bangunan, walaupun sekeras apapun mereka bekerja akan sulit sekali untuk menjadi kaya.
Ada juga orang yang mempunyai rencana yang lambat untuk menjadi kaya, rencana tersebut yaitu bekerja keras dan menabung. Dengan mengikuti rencana tersebut maka jutaan orang akan menghabiskan hidupnya dengan memandang keluar jendela dari kereta mereka yang lambat atau dari mobil mereka yang terjebak dari kemacetan lalu lintas menyaksikan limosin, helikopter, pesawat jet perusahaan, rumah- rumah mewah.
Dan yang paling menyedihkan ada juga orang yang mempunyai rencana untuk menjadi miskin. Begitu banyak orang mengucapkan kata-kata seperti ayah miskin Robert Kiyosaki “Ketika saya pensiun, maka penghasilan saya akan berkurang”. Dengan kata lain mereka merencanakan untuk bekerja keras seumur hidup hanya untuk menjadi miskin.
“Saya membutuhkan kecepatan.” Kata Tom Cruise dalam Film Top Gun.
Ide bekerja seumur hidup, menabung, dan menaruh uang dalam rekening pensiun merupakan rencana yang sangat lambat. Rencana ini bagus dan masuk akal oleh 90% orang tetapi bukan rencana bagi orang yang ingin pensiun muda dan pensiun kaya.
Berikut adalah beberapa ide tentang cara untuk membangun rencana yang lebih cepat:
1. Pilih strategi keluar anda terlebih dahulu
Kita harus mulai dari yang akhir, seperti yang dikatakan oleh Steven R. Covey dalam bukunya Seven Habits. Jadi kita harus menentukan dulu umur berapa kita ingin pensiun, berapa banyak uang yang kita miliki saat itu, atau berapa banyak pasif income kita pada waktu kita pensiun. Kemudian dalam logika saya sendiri maka kita harus;
2. Cari bidang apa yang kita suka atau mungkin kita akan suka yang bisa menghasilkan seperti yang kita tentukan sebelumnya. Apabila apa yang kita kerjakan sekarang tidak memungkinkan kita mencapai impian tersebut, Let It Go! (masih ingat cerita saya tentang monyet di beberapa artikel yang lalu?)
3. Kita cari orang yang sudah berhasil mencapai impian kita untuk diajak kerja sama atau belajar kepada orang tersebut.
4. Gunakan faktor kali atau leverage.
Maksudnya kita bisa menggunakan RICE (Resources, Ide, Contact, Expertise) dari orang lain.
Sudahkah anda membuat rencana anda untuk menjadi kaya, dan seberapa cepatkah rencana anda?
Semoga bermanfaat. Salam Dahsyat!
Orang lain mencari artikel ini dengan keyword :
bekerja untuk menjadi kaya (2), passive income (1)Artikel Rencana Menjadi Kaya ini dipersembahkan oleh TDWClub.com.
Posted in
Contoh Spanduk Sekolah
Kamis, April 14, 2011
eltsar
Posted in
Inilah Daftar 10 Besar Peserta Kursus LPK Eltsar
Senin, April 11, 2011
eltsar
Posted in
10 Ciri Orang yang Berfikir Positif
Rabu, Maret 02, 2011
eltsar
Semua orang yang berusaha meningkatkan diri dan ilmu pengetahuannya pasti tahu bahwa hidup akan lebih mudah dijalani bila kita selalu berpikir positif. Tapi, bagaimana melatih diri supaya pikiran positiflah yang 'beredar' di kepala kita, tak banyak yang tahu. Oleh karena itu, sebaiknya kita kenali saja dulu ciri-ciri orang yang berpikir positif dan mulai mencoba meniru jalan pikirannya.
1. Melihat masalah sebagai tantangan
Bandingkan dengan orang yang melihat masalah sebagai cobaan hidup yang terlalu berat dan bikin hidupnya jadi paling sengsara sedunia.
2. Menikmati hidupnya
Pemikiran positif akan membuat seseorang menerima keadaannya dengan besar hati, meski tak berarti ia tak berusaha untuk mencapai hidup yang lebih baik.
3. Pikiran terbuka untuk menerima saran dan ide
Karena dengan begitu, boleh jadi ada hal-hal baru yang akan membuat segala sesuatu lebih baik.
4. Mengenyahkan pikiran negatif segera setelah pikiran itu terlintas di benak
'Memelihara' pikiran negatif lama-lama bisa diibaratkan membangunkan singa tidur. Sebetulnya tidak apa-apa, ternyata malah bisa menimbulkan masalah.
5. Mensyukuri apa yang dimilikinya
Dan bukannya berkeluh-kesah tentang apa-apa yang tidak dipunyainya.
6. Tidak mendengarkan gosip yang tak menentu
Sudah pasti, gosip berkawan baik dengan pikiran negatif. Karena itu, mendengarkan omongan yang tak ada juntrungnya adalah perilaku yang dijauhi si pemikir positif.
7. Tidak bikin alasan, tapi langsung bikin tindakan
Pernah dengar pelesetan NATO (No Action, Talk Only), kan? Nah, mereka ini jelas bukan penganutnya.
8. Menggunakan bahasa positif
Maksudnya, kalimat-kalimat yang bernadakan optimisme, seperti Masalah itu pasti akan terselesaikan, dan Dia memang berbakat.
9. Menggunakan bahasa tubuh yang positif
Di antaranya adalah senyum, berjalan dengan langkah tegap, dan gerakan tangan yang ekspresif, atau anggukan. Mereka juga berbicara dengan intonasi yang bersahabat, antusias, dan 'hidup'.
10. Peduli pada citra diri
Itu sebabnya, mereka berusaha tampil baik. Bukan hanya di luar, tapi juga di dalam.
Posted in
Hidup di Dua Kuadran
Senin, Januari 17, 2011
eltsar
Perlu Profesional untuk Berada di Dua Kuadran
Oleh EI dari pak Tung Desem Waringin
"Pertamanya harus fokus dulu. Kalau sudah fokus, maka Anda akan menjadi profesional. Dan jangan lupa untuk do the best."
Akhir tahun lalu, Robert T Kiyosaki, penulis kondang buku-buku “provokatif”, yang membolak-balik pikiran pembacanya dengan teori cashflow quadrant mampir ke Indonesia. Selama beberapa hari, ia menjadi pembicara di seminar yang dihadiri para “penggemar”nya yang selama ini hanya bersentuhan dengannya lewat buku. Pada saat itu, ada satu orang yang tampak sangat sibuk mempersiapkan kedatangan Robert Kiyosaki, dialah Tung Desem Waringin, ia orang kepercayaan Kiyosaki di Indonesia. Kepada EI, Tung – begitu ia sering disapa, berbicara banyak soal kecenderungan orang untuk hidup di dua kuadran. Berikut petikannya:
Bagaimana pendapat Bapak mengenai orang-orang yang hidup di dua kuadran?
Menurut saya, itu adalah hak asasi manusia karena sebetulnya tidak ada undang-undang dan aturan apapun yang melarang orang memiliki penghasilan lebih dari satu. Fenomenanya sudah lama sekali. Sementara itu, di dunia karyawan sekarang ini tidak ada pekerjaan yang aman karena semua berpeluang untuk kehilangan pekerjaan. Apakah karena dipecat atau karena pensiun. Dengan kondisi seperti ini, kalau misalnya ada atasan yang melarang karyawannya mempunyai penghasilan di luar pekerjaan, itu dasarnya apa? Kecuali perusahaan memang sangat membutuhkan fokus Anda. Tetapi kalau dilakukan di luar jam kerja dan tidak mengganggu pekerjaan, menurut saya itu tidak apa-apa.
Ada beberapa perusahaan yang menerapkan kebijakan terhadap karyawannya untuk tidak berusaha di tempat lain, bagaimana pendapat Bapak?
Sekarang begini, kalau saya punya frenchise Indomaret atau Alfamart boleh nggak? Tetapi saya tetap menjadi karyawan di tempat atau perusahaan itu. Kecuali memang ada perusahaan yang jelas-jelas tidak membolehkan karyawannya mempunyai usaha atau karyawan tersebut boleh mempunyai usaha lain asal sepengetahuan perusahaan. Karena sesungguhnya, apa yang harus dikhawatirkan? Menurut saya, selama itu tidak mengganggu jam kerja perusahaan, hal tersebut sah-sah saja.
Tingkah laku orang-orang di dua kuadran itu seperti apa?
Ada dua macam. Dalam artian, pertama, ada yang memunyai usaha yang dilarang perusahaan atau tidak disukai karena mereka menggunakan fasilitas perusahaan dan kenalan perusahaan untuk keperluan bisnisnya. Kondisi inilah yang tidak diharapkan oleh perusahaan. Kedua adalah profesional. Orang-orang ini mampu membedakan mana kepentingan perusahaan tempatnya bekerja dengan kepentingan bisnisnya secara pribadi.
Bagaimana jika menggunakan jaringan kantor?
Ya, kalau sekadar untuk kenalan mungkin masih bisa ditoleransi. Tetapi tetap selama kenalan tersebut masih dalam hal profesional.
Apa kelebihan dan kekurangan hidup di dua kuadaran?
Oh, banyak. Memang, memulai bisnis itu sendiri memang agak repot. Sehingga banyak dari mereka yang tidak fokus. Bayangkan kalau dia tidak memunyai orang dan sistem yang tepat, kemungkinan bangkrut jauh lebih besar daripada dia mulai sendiri dan fokus. Kelebihannya kalau dia punya sistem dan orang yang tepat bisa jalan dengan dan atau tanpa dia. Dia dapat income yang lebih karena lebih tenang dalam menjalani hidup. Kalau ada apa-apa, misalnya, perusahaanya diambil alih oleh orang asing, itu manajemennya jadi ganti nggak? Bisa jadi manajemen pemilik baru dan pasti akan ada yang tersingkir. Kalau dia punya usaha sendiri dia akan jauh lebih tenang dan aman.
Masalah apa yang sering dihadapi oleh orang-orang yang hidup di dua kuadran?
Kita harus ingat, perusahaan membutuhkan sistem dan orang agar berjalan dengan lancar. Sementara banyak orang yang memiliki usaha sendiri itu tidak memiliki sistem yang baik. Contohnya, dalam rekrutmen karyawan, banyak diantara mereka yang lebih memilih keluarga sendiri untuk menjadi karyawan. Bahkan kadang kala karyawan tersebut tidak tepat sasaran. Ini jelas saja akan menimbulkan masalah bagi perusahaan. Intinya, sistem itu perlu untuk diperhatikan karena yang namanya masalah akan tetap ada, tetapi kalau perusahaan mempunyai sistem yang baik setidaknya masalah bisa diminalisir. Untuk itu, bangunlah sistem yang kuat baik dari segi marketing, kontrol, dan sistem SDM-nya karena jika sistem yang dipegang perusahaan itu kuat maka negaranya juga kuat. Pilihlah orang-orang yang mempunyai gairah kerja, integritas, bisa dipercaya, dan memiliki skill.
Baik mana hidup di satu kuadran atau dua kuadran?
Yang paling enak punya frenchise. Kita bisa jual ke orang lain, setelah frenchise-nya besar dan go public kan lebih enak. Itulah yang paling menyenangkan.
Berarti lebih bertahan di dua kuadran?
Hm, begini, saya memunyai teman, sebetulnya dia tidak perlu lagi bekerja di perusahaan karena dia sudah kaya tetapi dia masih tetap bekerja. Teman saya yang lain nanya, “Kamu tsudah punya Fuji Film, Indomaret, dll dan hasilnya juga jauh lebih besar dari gaji kamu, mengapa masih mau bekerja di perusahaan orang?” Teman itu sambil tersenyum menjawab, bahwa dia butuh “bersandar” untuk tetap eksis. Sebetulnya menurut saya, kalau sudah besar seperti itu, orang tidak membutuhkan sandaran lagi. Seperti saya, dulu saya bersandar pada Antoni Robins, Robert T Kyosaki sebagai Excekutif Authorized Consultant. Tetapi ketika mulai besar mereka juga membutuhkan saya sebagai patner, bukan karyawan.
Kalau begitu ada hubungan dengan sikap mentalnya?
Ya, mental dia sudah biasa menjadi karyawan jadi dia takut ketika berhadapan dengan dunia yang berbeda.
Apakah orang yang berada di dua kuadran cenderung memiliki sikap mental seperti itu?
Kecenderungan seperti itu ada. Mungkin saja mereka pernah punya pengalaman buruk. Misalnya, perusahaannya pernah diakuisisi sehingga dia berpikir tidak ada pekerjaan yang aman. Tetapi tidak semua orang seperti itu, ada juga yang benar-benar bisa profesional. Contohnya, Pak Teddy Rahmat. Zaman dulu dia sudah punya perusahaan tetapi dia juga bisa bekerja dengan bagus di Astra.
Kiat-kiat agar bisa sukses di dua kuadran?
Pertamanya harus fokus dulu. Kalau sudah fokus, maka Anda akan menjadi profesional. Dan jangan lupa untuk do the best. Saya dulu pernah kerja di satu bank dan berada di dua kuadran. Pada saat jadi profesional, cabang saya one of the best. Semua lancar, hasil auditnya terbaik terus se-Indonesia. Menjadi pertumbuhan kartu ATM dan kartu kredit terbesar di Indonesia. Nah, kalau kita sudah seperti itu, everything is alright. Sistem jalan, semua baik, marketing, auditor, maupun sistem kontrolnya.
Apa inti dari ajaran Cashflow Quadrant yang dikemukakan oleh Robert T Kiyosaki itu?
Cashflow quadrant itu sebenarnya sangat tajam. Jadi tidak heran bukunya Robert T. Kyosaki yang Rich Dad Poor Dad dan Cashflow Quadrant menjelajah dunia karena dia begitu tajamnya. Di bawah orang untuk employee, start untuk employee adalah memperkerjakan diri sendiri professional. Kalau dia pedagang nanti ditinggal nggak bisa tapi kalau ditungguin ada. Bisnis Owner dengan syarat kalau dia meninggalkan bisnisnya akan semakin besar. Toko buku saya ditinggal satu tahun, tapi makin besar karena sudah ada sistem dan orangnya. Kemudian investor yang memutar uang untuk berkembang tanpa harus terlibat. Intinya empat hal itu dan itu sangat tajam sekali.
Apa yang menginspirasi Bapak sampai bisa seperti sekarang ini?
Keinginan untuk berarti kepada orang banyak. Manusia itu ada enam kebutuhan. Ada sisi aman, ada yang butuh variasi maka dia suka bertualang, ada yang butuhnya relationship, makanya dia berkeluarga dan ada orang butuh pendidikan, ada orang yang berkeinginan lebih baik, jadi harus ada peningkatan, ada orang yang ingin mempunyai kontribusi. Nah, kalau saya yang ke-enam tadi. Saya ingin hidup berarti untuk orang banyak dengan memberi teladan.
Sumber: www.freewebs.com
Posted in
JANGAN JADIKAN KEKURANGAN FISIK SEBAGAI ALASAN UNTUK TIDAK SUKSES!
Rabu, Desember 08, 2010
eltsar
JANGAN JADIKAN KEKURANGAN FISIK SEBAGAI ALASAN UNTUK TIDAK SUKSES! NO EXCUSE!
Oleh: Agung Pribadi
Ketika timnas sepakbola Uruguay dan timnas sepakbola Indonesia bertanding tgl 8 Oktober 2010 saya sengaja terburu-buru pulang kantor mengejar acara itu di televisi, ternyata tidak percuma saya menonton. Walaupun Indonesia kalah 1-7 tetapi saya tidak terlalu bersedih karena ada pelajaran yang bisa diambil.
Dalam pertandingan itu terlihat bahwa rata2 tinggi badan pemain Uruguay sama dengan rata2 tinggi badan pemain Indonesia. Artinya dibandingkan dengan pemain-pemain Eropa pemain Uruguay mempunyai kekurangan fisik yaitu pendek-pendek. Tetapi mengapa dalam Piala Dunia 2010 Uruguay berhasil menjadi semifinalis dan Indonesia tidak? Jangankan menjadi semifinalis lolos dari penyisihan Piala Dunia saja tidak pernah. Memang Indonesia ketika masih bernama Hindia Belanda tahun 1938 pernah ikut Piala Dunia tetapi pada saat itu belum ada babak penyisihan (kualifikasi) nya. Dalam sejarah bahkan tercatat, Uruguay pernah merebut Piala DUnia selama 2 kali, tahun 1930 ketika Piala Dunia pertama kali digelar dan tahun 1950.
Berarti kekurangan fisik tidak bisa dijadikan alasan untuk tidak sukses. Pemain-pemain sepakbola Indonesia jangan menjadikan alasan tubuh yang pendek sebagai alasan untuk tidak berprestasi.
Dalam kehidupan sehari-hari manusia seringkali mengeluh tentang kekurangan fisiknya. Terbukti, klinik operasi plastik, operasi silicon, sedot lemak, botox, aquapuntur, sangatlah laku, terutama di kota-kota besar. Artinya manusia tidak puas dengan keadaan fisiknya dan mau mengubahnya.
Dalam kehidupan sehari-hari juga kita lihat ada yang mengeluhkan kulitnya yang hitam dan menudingnya sebagai penyebab ketidaksuksesan dia, padahal penyanyi Anggun C. Sasmi dengan kulitnya yang hitam sangat disukai di Eropa, AMerika, dan Kanada.
Ada yang mengeluhkan hidung yang pesek dan menudingnya sebagai penyebab ketidaksuksesan, padahal pelawak Sule justru sangat terkenal dengan hidung peseknya dan sangat sukses.
Ada yang mengeluhkan keadaan fisiknya yang tidak bisa jalan, tidak punya tangan sebelah, tidak punya kaki sebelah, padahal Nick Vujivic yang tidak mempunyai tangan dan kaki bisa menjadi orang yang sukses dan menjadi pembicara di ribuan seminar. Franklin Delano Roosevelt yang terkena kelumpuhan (Guillan Barre Syndrome) bisa menjadi salah satu Presiden tersukses di Amerika, satu-satunya Presiden yang terpilih lebih dari 2 periode, dan menjadi Presiden yang sukses justru di saat krisis ekonomi dan Perang Dunia kedua.
Ayo! Mulai sekarang berhenti mengeluh dengan kekurangan fisik kita! Jangan jadikan alasan kekurangan fisik sebagai alasan untuk tidak sukses! NO EXCUSE!
Posted in
Mencatat dan menyimpan catatan, kunci sukses yang sering diremehkan
Selasa, November 09, 2010
eltsar
Oleh :
Agung Pribadi
(Komunitas Bisa!)
Dalam acara “Asma Nadia Writing Workshop” tgl 10-10-10 saya baru tahu, dengar dari salah satu peserta, bahwa dalam kitab “Ta’lim Muta’alim” yang menjadi kitab utama dalam pesantren-pesantren NU, kita dianjurkan untuk selalu membawa pena dan kertas karena kedua alat itu adalah kunci ilmu. Kalau kita mendapatkan ilmu atau ide hendaknya langsung dicatat.
Ternyata rajin membawa catatan dan pulpen sangat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. Kalau kita seorang penulis rajin mencatat akan menjaga agar ide tidak hilang dan ide adalah rizki datangnya dari arah yang tak terduga.
Itulah yang dilakukan oleh D.S Moeljanto seorang aktivis Manifes Kebudayaan tahun 1960-an. Ia mempunyai kebiasaan rajin mencatat dan meng-kliping berita-berita.
Di kemudian hari (tahun 1990-an) ketika kompetitor nya yaitu orang-orang ex Lembaga Kebudayaan Rakyat dan orang-orang ex Lembaga Kebudayaan Nasional (kubu Realisme Sosialis) mengeluarkan buku-buku yang menyudutkan Manifes Kebudayaan, catatan-catatan itu berguna.
Moeljanto bersama Taufiq Ismail mengeluarkan buku ‘Prahara Budaya’ sebagai counter attack terhadap competitor Manifes Kebudayaan yaitu Realisme Sosialis.
Sejarah Sastra Indonesia pun makin kaya karena semakmin banyak sumber dan tidak timpang.
Franklin Delano Roosevelt juga mempunyai kebiasaan rajin mencatat. Ternyata bermodalkan catatan-catatan masa lalunya ia bisa merumuskan Undang-Undang yang penuh gebrakan. Baik ketika ia menjabat sebagai Gubernur New York maupun sebagai Presiden Amerika Serikat. Ia berhasil mengeluarkan Amerika Serikat dari Resesi Ekonomi tahun 1930 dan berhasil membawa Amerika Serikat memenangkan Perang Dunia Kedua. Iapun disebut-sebuat sebagai salah satu Presiden tersukses Amerika. Ia juga menjadi satu-satunya Presiden AS yang terpilih lebih dari 2 periode.
Semuanya berawal dari kebiasaan rajin mencatat, sebuah pekerjaan yang diremehkan banyak orang ternyata menjadi kunci sukses.
Sekarang kita mudah sekali mencatat. Bisa di handphone, facebook, mailing list, blog, multiply, laptop, computer.
Tapi jangan lupa untuk selalu punya back up print out untuk jaga-jaga.
PENTAGON, Departemen Pertahanan Amerika yang punya banyak sekali ahli komputer untuk melawan hacker tetap mempunyai print out untuk setiap dokumennya.
Karena itu jangan remehkan kekuatan sebuah catatan.
Maukah kita mulai dari sekarang?
Sumber: Inbox FB (http://www.facebook.com/profile.php?id=100001457408211#!/?page=1&sk=messages&tid=1427860780442)
Posted in
Menjadi Wirausahawan? Siapa Takut...!
Senin, Agustus 16, 2010
eltsar
Oleh: Cemrawan Fersy
Bergerak dari kebutuhan mengubah cara berpikir sebagian besar masyarakat Indonesia yang tertumpu pada peran pokok pemerintah dalam menciptakan peluang kerja, dirasakan kita harus mengenal dan bekerja mentransformasi pemikiran tersebut secara perlahan. Setiap pelajar yang menyelesaikan pendidikan di Indonesia memiliki sebuah paradigma yang secara kebetulan mengakar dan bukan saja menjadi bumerang dan kelemahan pendidikan di Indonesia, para murid dari jenjang dasar hingga perguruan tinggi dibentuk dengan pemikiran setelah lulus hanya jadi employee atau secara harafiah adalah pegawai. Setiap orang menjadi nyaman dengan keadaan tersebut dan beranggapan menjadi kaya sebagai hal yang tabu.
Sebagai salah satu batu loncatan dalam hidup anda, dalam hal ini saya ingin memperkenalkan konsep bagaimana kita berwirausaha. Kematangan tidak dinilai dari berapa usia anda, sukses sejak muda adalah hal yang mungkin. Kunci untuk mendapat sebuah keberhasilan diperoleh dari kerja keras sedangkan kepandaian dan factor lain hanyalah pendukung. Semakin sering anda mengasah diri menjadi pengusaha , maka semakin besar peluang untuk menjadi pengusaha sukses. Wirausahawan adalah orang yang memiliki seni dan ketrampilan tertentu dalam menciptakan usaha atau bisnis yang baru dengan diperhadapkan dengan resiko dan ketidakpastian dalam memperoleh keuntungan dan mengembangkan bisnis dengan cara mengenali kesempatan dan memanfaatkan sumber daya yang diperlukan. Lewat sebuah pengalaman buruk, seseorang dapat melihat adanya peluang “Gideon hartono pada suatu malam yang disertai hujan lebat , mencari obat di apotek namun setelah mendapat apotek yang masih buka. Harga yang harus ditebus terlalu mahal berkisar 4-5x harga normal, dari kesulitan itulah timbul ide untuk mendirikan apotek K-24 (komplit 24 jam)dimana apotek tersebut akan menjual obat dengan harga normal sepanjang hari, saat ini K-24 berkembang pesat dengan gerai yang menjamur di kota-kota besar di Indonesia.”
Kita dapat berkontribusi secara nyata kepada lingkungan masyarakat kita, ketimbang menunggu uluran tangan pemerintah dalam bertindak. Kontribusi swasta yang diberikan oleh perusahaan besar maupun UKM (usaha kecil dan menengah) sangat signifikan dalam pembangunan ekonomi Negara. Langkah apa saja yang dapat kita lakukan yaitu, meningkatkan lapangan pekerjaan, meningkatkan kualitas hidup, meningkatkan pemerataan pendapatan, memanfaatkan dan memobilisasi sumber daya untuk meningkatkan produktivitas nasional, serta meningkatkan penerimaan pemerintah melalui pajak.
Menurut beberapa pakar, pembangunan kewirausahaan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka banyak lapangan kerja baru (Schumpeter,1971), melahirkan banyak kreativitas dan inovasi baru dalam melakukan usaha maupun teknologi (Porter,1990), meningkatkan kualitas kompetisi yang berujung pada nilai tambah bagi masyarakat (lumpkin dan Dess,1996), menurunkan biaya dan waktu yang timbul akibat ketidakpastian (McGrath, 1992), dan kesejahteraan yang pada dasarnya adalah sebuah created wealth (Porter,2004). Satu lompatan raksasa ditentukan oleh langkah kecil yang anda ambil hari ini, siapa takut jadi entrepreneur. (ss)
Semoga terbuka wawasan anda..
Di sadur dari sumber :http://www.beritanet.com/
Posted in
Statistik Kunjungan
Pesan Sponsor

























